Bagikan ke :

Yogyakarta merupakan surga untuk orang yang ingin belanja batik. Selain ada banyak destinasi wisata alam dan kuliner yang unik, berkunjung ke Yogyakarta belum lengkap rasanya tanpa berbelanja batik. Sebagai salah satu pusat kebudayaan Jawa, ada banyak sentra penghasil batik di Yogyakarta yang memberikan semakin banyak pilihan bagi batiqlovers. Harga yang ditawarkan mungkin juga lebih murah jika dibandingkan dengan harga batik di kota besar lainnya. Namun justru karena begitu banyaknya destinasi belanja batik di Yogyakarta, memilih yang paling tepat kadang memang sulit.

Bagi batiqlovers yang ingin mencari batik untuk menambah koleksi pakaianmu, atau sekedar sebagai oleh oleh untuk batiqlovers bawa pulang, simak rekomendasi dari destinasi belanja batik di jogja

1. Pasar Beringharjo

Tempat yang bisa batiqlovers jadikan tujuan utama untuk mencari batik dengan harga cukup murah dan bisa ditawar adalah Pasar Beringharjo. Pasar di bagian selatan Jalan Malioboro ini bisa dibilang sebagai salah satu pusat penjualan batik terlengkap di Yogyakarta. Di pasar ini batiqlovers bisa menemukan berbagai macam produk mulai dari kain hingga pakaian yang siap pakai. Pilihan bahan yang tersedia pun beragam, mulai dari katun hingga kain sutra. Untuk masalah motif, Pasar Beringharjo juga sangat lengkap dengan berbagai motif batik dari batik Yogyakarta, Solo, Pekalongan dan berbagai daerah lainnya.

Salah satu tips utama ketika berbelanja batik di Pasar Beringharjo adalah pandai-pandailah menawar. Pasar ini cocok untuk batiqlovers yang ingin berbelanja dalam jumlah banyak untuk oleh-oleh serta untuk batiqlovers yang ingin menguji skill tawar-menawarmu. batiqlovers tak perlu sungkan untuk menawar setengah dari harga yang ditawarkan, karena biasanya mereka memberikan harga yang jauh lebih tinggi.

Kalau batiqlovers bisa berbicara dengan bahasa Jawa, batiqlovers bisa manfaatkan kemampuanmu itu untuk menawar harga batik di sini. Beberapa ungkapan sederhana seperti “Niki pinten, Bu?” (Ini harganya berapa, Bu?) atau “Saged kirang mboten?” (Bisa kurang atau tidak), bisa membuat kita bisa mendapat harga sedikit lebih murah.

2. Malioboro

Mungkin batiqlovers yang tidak terbiasa dengan keramaian akan sedikit malas untuk belanja di Malioboro. Bayangan suasana yang ramai serta terik mentari yang menyengat mungkin membuatmu kurang nyaman untuk berbelanja di salah satu pusat wisata belanja di Yogyakarta ini.

Sebenarnya, penjual di Malioboro tidak hanya pedagang yang berjualan di emperan toko. batiqlovers juga dapat berbelanja di toko-toko batik yang terletak di sepanjang jalan ini dengan suasana yang lebih nyaman.

Salah satu toko di Malioboro yang dapat batiqlovers kunjungi untuk belanja batik di Yogyakarta adalah Mirota Batik. Toko yang terletak tepat di seberang Pasar Beringharjo ini cocok untuk batiqlovers yang ingin berbelanja tanpa perlu menawar terlebih dahulu. Selain batik, di Mirota Batik batiqlovers juga bisa menemukan berbagai pernik kerajinan khas Yogyakarta. batiqlovers dapat membeli pernak-pernik dari harga mulai Rp 10.000 dan pakaian batik mulai dari Rp 50.000 dengan kualitas yang cukup baik.

Jika batiqlovers menginginkan batik dengan kualitas yang lebih bagus, batiqlovers dapat mengunjungi toko atau butik ternama yang membuka cabangnya di Malioboro, seperti Batik Danar Hadi dan Batik Keris. Tentunya harga yang ditawarkan butik tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan toko batik lainnya di Malioboro.

3. Kampung Batik Ngasem

Jika batiqlovers bosan berbelanja di sekitar kawasan Malioboro, Kampung Batik Ngasem mungkin bisa jadi pilihanmu. Untuk berbelanja batik di Kampung Batik Ngasem, batiqlovers cukup menyusuri Jalan Kauman, Jalan Rotowijayan dan Jalan Ngasem. Dari Malioboro batiqlovers cukup naik becak untuk mencapai kampung batik yang terletak di barat Keraton Yogyakarta ini. Di sepanjang jalan tersebut akan dengan mudah menemukan banyak toko dan butik yang menjual kain batik maupun produk lainnya dari batik.

Salah satu keuntungan berbelanja di Kampung Batik Ngasem adalah batiqlovers bisa lebih leluasa untuk melihat koleksi batik yang ada di tiap toko atau butik. Selain itu koleksi batik yang ditawarkan juga lengkap, mulai dari batik tulis, cap hingga printing. Selain kain batik batiqlovers juga bisa berbelanja produk dari batik seperti,: pakaian, sprei, selimut, sarung bantal hingga tas. Untuk soal harga, batiqlovers tak perlu takut, di sini batiqlovers bahkan masih bisa menemukan pakaian batik dengan harga di bawah seratus ribu.

4. Kampung Batik Giriloyo

Selain destinasi di atas, ada satu rekomendasi unik untuk belanja batik di Yogyakarta. Untuk batiqlovers yang ingin merasakan suasana berbelanja batik yang sedikit berbeda, batiqlovers bisa berkunjung ke Kampung Batik Giriloyo. Kampung ini merupakan salah satu pusat pengrajin batik di Yogyakarta. Di sentra pembuatan batik yang terletak di Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul ini, batiqlovers bisa berbelanja sekaligus melihat pembuatan batik tulis secara langsung. Jika batiqlovers ingin belajar untuk membatik, batiqlovers bisa mengikuti kursus singkat selama 2 jam untuk mengetahui teknik-teknik dasar membuat batik tulis.

Batik tulis memang menjadi daya tarik utama dari Kampung Batik Giriloyo. Jika batiqlovers tertarik untuk membeli batik di sini, mungkin batiqlovers perlu untuk merogoh kocek lebih dalam mulai dari ratusan ribu hingga lebih dari satu juta rupiah untuk mendapatkan produk mereka. Walau mungkin sedikit lebih mahal, tetapi proses pembuatan batik tulis yang bisa mencapai 1,5 bulan yang dikerjakan dengan telaten tentunya merupakan nilai tambah yang tidak bisa batiqlovers temukan di tempat lain.

5. Desa Wisata Krebet

Jika rekomendasi di atas belum cukup, destinasi belanja batik di Yogyakarta satu ini dijamin pasti menarik. Pada umumnya, batik dibuat di atas kain. Di Desa Krebet batiqlovers bisa menemukan batik unik yang dibuat di atas kayu. Desa yang terletak di dekat obyek wisata Gua Selarong ini memang sudah dikenal sebagai pusat kerajinan batik kayu. Desa Krebet adalah tempat yang tepat bagi batiqlovers yang ingin mengenal dan belajar proses pembuatan kerajinan yang sudah dijual hingga ke luar negeri ini.

Di sini, selain bisa melihat dan belajar proses pembuatan batik kayu, batiqlovers juga bisa membeli berbagai hasil kerajian masyarakat Desa Krebet. Ada banyak toko-toko yang menjual berbagai macam hasil kerajinan batik kayu mulai dari gelang, frame foto, tempat tisu, wayang kayu, topeng kayu hingga kursi maupun lemari yang dihias dengan motif batik kayu. Disini batiqlovers dapat membeli aksesoris dengan motif batik mulai dari 10.000 dan Rp 40.000 untuk topeng kayu seukuran wajah kita.

Itulah rekomendasi destinasi untuk belanja batik di Yogyakarta dari kami. Tidak harus mahal, beberapa destinasi di atas juga menawarkan pilihan batik dengan harga terjangkau. Jangan khawatir lagi untuk kebingungan mencari oleh-oleh batik ketika berkunjung ke Yogyakarta, destinasi di atas dijamin bisa memuaskan hasrat belanja batik para wisatawan yang berkunjung.

Kunjungi Link Berikut :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.