Apa itu black friday
Bagikan ke :

Fenomena belanja ketika diskon besar besaran pada hari yang dinamakan Black Friday atau Jumat Hitam, yang menyebar mulai dari Amerika Serikat ke negara-negara lain bahkan juga Inggris.

Pada Black Friday yang jatuh tahun ini pada Jumat (23/11), toko-toko memberikan diskon besar-besaran selama 24 jam dalam upaya untuk menarik konsumen belanja hadiah tahun baru.

Di Amerika Serikat, tempat bermula Black Friday, orang biasanya antre berjam-jam untuk mendapatkan barang yang didiskon.

  • Diserbu pembeli, diskon Nutella di Prancis berujung rusuh
  • Toko-toko di Indonesia banyak yang gulung tikar di tahun 2017, bagaimana tahun depan?
  • Mengapa di gandrung merakit perabot dan menyusuri toko Ikea?
  • Mengapa dinamakan Black Friday?
  • Saat ini, nama Jumat Hitam mengacu pada catatan keuangan pengusaha ritel atau toko-toko yang “bergerak ke hitam” atau tidak lagi merah.

Dengan banyaknya orang yang belanja, bisnis ritel mengharapkan mendapatkan dana untuk menutup berbagai biaya pada hari tersibuk orang belanja ini.

Pada awalnya dinamakan Black Friday karena begitu banyak orang yang berbelanja dan menyebabkan kecelakaan dan terkadang perkelahian.

Kepolisian Philadelphia menggunakan istilah itu untuk menggambarkan kondisi lalu lintas.

Istilah Black Friday tercatat pada 1966 oleh Earl Apfelbaum, dealer perangko langka.

Pada Black Friday, bisnis ritel memberikan diskon besar selama 24 jam.
Dalam iklannya ia mengatakan “Black Friday adalah nama yang diberikan kepolisian Philadelphia pada hari Jumat menyusul hari Thanksgiving.

Black Friday kemudian secara resmi digunakan untuk musim belanja Tahun Baru di kota itu.

Pada hari sebelum Jumat Hitam, biasanya toko-toko mengeluarkan daftar barang yang akan dikurangi harganya.

Tiga hari setelah Black Friday, pada tanggal 26 November tahun ini, adalah hari yang disebut Cyber Monday, Senin Siber, di mana usaha ritel online melakukan penjualan dengan diskon besar.

Dari mana Black Friday bermula?

Konsumen berebut membeli barang-barang yang didiskon besar pada Black Friday.
Black Friday dimulai setelah perayaan Thanksgiving di Amerika Serikat dan dianggap sebagai dimulainya belanja untuk Natal.

Hari Thanksgiving adalah hari libur di Amerika dan juga keesokan harinya. Jadi selama masa ini, orang punya empat hari untuk berbelanja, termasuk akhir pekan.

Pada tahun-tahun terakhir ini, toko-toko dibuka lebih awal dan ditutup lebih lama untuk melayani konsumen.

Gagasan ini kemudian menyebar ke berbagai negara, dengan toko-toko memberikan diskon selama satu hari atau bahkan satu minggu.

Diskon ini biasanya terus berlanjut sampai Cyber Monday, yang dilakukan pada Senin setelah Black Friday.

Supermarket Asda, yang memulai Black Friday, di Inggris, tak lagi ikut serta dalam pemberian diskon selama 24 jam ini.

Tahun lalu, konsumen berkelahi karena berebut televisi di salah satu jaringan supermarket itu di Wembley, London.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.